KAWASAN AGROPOLITAN

SELAMAT DATANG DI KECAMATAN AGROPOLITAN - SUMBERWRINGIN - BONDOWOSO

Kecamatan Sumberwringin

Kecamatan Sumberwringin
Kantor Kecamatan

KECAMATN SUMBERWRINGIN

Foto saya
Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia
Kecamatan Sumberwringin adalah Kec. pusat pengembangan Agropolitan di Kabupaten Bondowoso

Kamis, 14 Juni 2012

PANEN RAYA KOPI

Panen Raya Kopi Arabika, Kini Bondowoso Jadi Kota Kopi


kabarbondowoso.com – “Kini, Bondowoso bukan hanya dikenal sebagai Kota Tape, tetapi juga sebagai Kota Kopi. Kopi arabika yang mempunyai citarasa yang khas dari Bondowoso ini telah dikenal di banyak negara, untuk itu icon Bondowoso juga sebagai Kota Kopi,” kata Bupati Amin Said Husni pada acara syukuran Panen Raya Kopi 2012 di Desa Sukorejo Kecamatan Sumber Wringin (13/06/2012).
Bupati juga menyampaikan terimakasih atas niat dan kerja keras para petani kopi. Menurutnya, hingga saat ini dari hasil kerja keras itu Bondowoso mampu meningkatkan jumlah ekspor mencapai 3 kontainer siap diekspor, masing-masing per kontainer 18 ton. Dari jumlah itu, dipastikan ekspor kedepan akan terus meningkat.
Dikatakannya, hal yang tak terduga yakni jumlah kelompok petani kopi meningkat pesat. Dari 5 menjadi 30 kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat untuk menjadi petani kopi semakin meningkat.
Selain itu, Bupati mengatakan diperlukan sinergitas yang baik untuk mencapai sebuah kesuksesan. “Kesuksesan itu harus dibangun sinergi yang harmonis antara petani penggarap kopi dengan Pemerintah, pembimbing dari Puslit Koka, pihak perbankan penyedia fasilitas pinjaman modal, perhutani sebagai penyedia fasilitas perkebunan dan Indokom yang akan membantu mengekspor kopi,” terangnya.
Sementara itu, menurut Marhum Ketua Panitia di acara Panen Raya itu menjelaskan jika kopi arabika Bondowoso saat ini sudah banyak dikenal dipasar Eropa. “Setelah diekspor ke Negara Swiss, kopi arabika Bondowoso menjadi daya tarik tersendiri di beberapa negara di Benua Eropa tersebut. Tak hanya itu, bahkan orang Malaysia, Jepang dan Australia datang langsung ke Bondowoso untuk membeli kopi arabika ini,” katanya.
Sebelumnya, di kebun kopi milik petani, secara simbolis Bupati Amin melakukan petik kopi bersama Ketua DPRD II Ahmad Dhafir. Didampingi oleh instansi terkait, pihak perbankan, perwakilan dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) dan kelompok petani kopi.
Usai memetik kopi di Desa penghasil kopi arabika tersebut, acara dilanjutkan dengan melihat langsung ketempat pemrosesan kopi. Setelah mengetahui cara pemrosesan kopi, para undangan dijamu kopi arabika dan kemudian terdapat prosesi peresmian ekspor pengiriman kopi arabika hasil olah basah di tahun 2012 ini serta syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng. (gho)

Sabtu, 04 Februari 2012

Prediksi Harga Kopi 2012


Prediksi Panen Kopi 2012 Lebih Baik dari 2011




JAKARTA--MICOM: Anomali iklim yang mengganggu produksi kopi tahun ini diperkirakan tidak lagi akan mengganggu produksi kopi untuk tahun depan. Jika harga kopi bertahan tinggi, petani kopi diperkirakan bisa menikmati hasil yang lebih baik.


"Nanti 2012 kita akan panen raya. Sekarang (tanaman kopi) sudah berbunga. Kan bisa diprediksi buahnya. Bunganya bagus," kata Ketua Asosiasi Petani Kopi (Apeki) Jawa Tengah Imam Sardjo, Rabu (3/8).


Prediksi yang baik tersebut berkebalikan dengan produksi 2011 yang jeblok karena banyaknya hujan yang jatuh mengganggu panen buah kopi.


Menurut Imam, untuk Jawa Tengah, produksi kopi turun hingga 25-50%. "Dari 25.000 ton sekarang paling 15.000 ton. Nasional biasanya antara 400.000-500.000 ton," kata Imam.


Padahal, kenaikan harga kopi dunia mendorong harga kopi di tingkat petani. Harga robusta naik dari Rp15.000 menjadi Rp22.500 perkg. Harga arabica naik dua kali lipat dari Rp25.000-Rp30.000 menjadi Rp50.000-Rp60.000 per kg. (*/OL-5) 

Jumat, 23 Desember 2011

BPBD Bondowoso Mulai Bangun Posko Siaga Ijen
Senin, 19 Desember 2011 10:17:33 WIB Reporter : Oryza A. Wirawan

Bondowoso (beritajatim.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bondowoso mulai membangun posko siaga Gunung Ijen di Kantor Kecamatan Sempol. Warga diharap tetap waspada.


Hal ini disampaikan Kepala BPBD Bondowoso Abdurrahman, Senin (19/12/2011). "Posko ini untuk menyebarluaskan informasi melalui kepala desa, agar secara psikologis, masyarakat terjaga dan tak panik," katanya. Ijen kini berstatus siaga.


Posko ini juga untuk mengantisipasi kemungkinan terjelek, yakni evakuasi di kala Gunung Ijen benar-benar meletus. Desa terdekat dari kawah Ijen sekitar lima kilometer. Di bawah Ijen ada afedeling Dampi dan Gunung Blau milik PT Perkebunan Nusantara 12.


Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan penambang belerang tidak melakukan pendakian hingga radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Ijen. Masyarakat di sekitar Gunung Ijen diminta tetap tenang dan tak terpancing isu letusan kawah.


BNPB akan melakukan pendampingan kepada BPBD Bondowoso dan Banyuwangi untuk melakukan langkah antisipasi dan kedaruratan. Dua BPBD di dua kabupaten tersebut diminta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Kawah Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi atau dengan PVMBG di Bandung. [wir]

Cari Blog Ini

agropolitan

Komoditi Unggulan : Kopi Robusta, kopi arabica, Holtikultura/ Sayur( cabe besar/kecil, tomat dll), Buah : Alpukat, Durian....